PROSES PEKERJAAN KONSTRUKSI PLAT LANTAI SISTEM DOUBLE WIRE MESH DENGAN HALF SLAB PADA PEMBANGUNAN GEDUNG PERKANTORAN 4 LANTAI

PT EMKA Architect Group merupakan perusahaan KONTRAKTOR DI JOGJA yang sudah berpengalaman selama lebih dari 20 tahun. KONTRAKTOR Villa, KONTRAKTOR Resort, KONTRAKTOR Restoran, KONTRAKTOR Rumah Hunian, KONTRAKTOR Apartemen, KONTRAKTOR Hotel, KONTRAKTOR Perumahan, KONTRAKTOR Gedung Bertingkat. Menjadi KONTRAKTOR Jogja yang berpengalaman lebih dari 20 tahun, menjadikan PT EMKA Architect Group bukan hanya sekedar melayani pembangunan villa, resort, restoran, apartemen, rumah, perumahan, hotel dll namun juga mengkonsep matang Bangunan yang anda impikan oleh tenaga professional kami serta menyuguhkan Pembangunan yang layak anda idamkan dan ramah lingkungan.

Wire mesh merupakan salah satu material untuk plat lantai. Plat lantai sendiri diaplikasikan pada bangunan dua lantai atau lebih. Seiring dengan perkembangan teknologi konstruksi, maka ada tuntutan pengerjaan yang harus lebih singkat dan efisien baik tenaga, waktu, dan biaya.

Karena hal tersebut di atas, maka dalam pembangunan gedung perkantoran, terjadi perkembangan struktur yang berbeda dari sebelumnya, khususnya dalam struktur plat lantai. Mengikuti perkembangan jaman yang ada, kini pengerjaannya bisa dilakukan dengan dua metode, yaitu dengan double wiremesh dan juga half slab.

Jika dulu metode yang sering digunakan ialah dengan bekisting multiplek dengan wiremesh, maka metode half slab termasuk metode baru, yakni dengan mengubah bekisting menjadi precast, namun tetap menambah wire mesh pada bagian atas.

Masing-masing memiliki prosedur, biaya, dan juga waktu pengerjaan yang berbeda. Pemililhan aplikasinya ialah didasarkan pada tujuan pembangunan gedung perkantoran, lama waktu pengerjaan yang memungkikan, serta budget yang disediakan untuk realisasi kosntruksi.

Metode double wire mesh untuk plat lantai

Sebelumnya, kita perlu tahu terlebih dahulu, “apakah yang dimaksud dengan wire mesh?”.
Wire mesh ialah besi dari hasil fabrikasi yang memiliki tegangan leleh tinggi. Komponen pembentuk wire mesh, yakni dua lapis kawat baja yang disusun saling silang dan tegak lurus. Pada titik persilangan ini, dilakukan pengelasan hingga menghasilkan penampang homogen yang luas dan konsisten.

Untuk pengerjaan pengecoran plat lantai dengan metode double wiremesh, prosedur kerjanya meliputi:

  1. Pasang dan bongkar steger
  2. Pasang dan bongkar bekisting plat lantai
  3. Pekerjaan pembesian, yakni menggelar lembar wire mesh, dengan pembuatan besi pengikat dan cakar ayam
  4. Pengecoran lantai dasar yang berhubungan dengan tanah pada bagian bawahnya.
  5. Pekerjaan beton ready mix dan beton decking
  6. Penuangan beton cor
  7. Perataan beton cor
    Alat yang digunakan dalam pengecoran meliputi: (a) vibrator (alat untuk mengaduk semen dan batu split agar bisa sampai pada bagian beksiting paling bawah, digerakkan dengan mesin genset), (b) concrete pump (mesin untuk memompa adukan semen dari mixture truck ke lokasi dimana beton cor akan dituangkan).

Setelah proses pengecoran selesai, selanjutnya pelaksanaan kerja plat lantai, dengan cara:

  1. Pembuatan bekisting dan pembesian untuk membuat dudukan besi plat lantai yang dibuat sedemikian rupa sesuai dengan elevasi lantai.
  2. Pengerjaan wire mesh dengan penggelaran perakitan besi yang digunakan sebagai plat lantai.
  3. Pengecoran adukan beton ke atas besi beton
  4. Pembongkaran bekisting plat lantai sesuai dengan ketetapan waktu yang telah direncanakan yaitu antara 7 hingga 21 hari. Jika adukan cor ditambahkan admixture untuk mepercepat pengringan, maka pembongkaran bisa dilakukan lebih cepat
  5. Dari segala proses di atas, maka dapat disimpulkan bahwa besaran biaya yang dikelurkan untuk pembuatan plat lantai double wire mesh ialah: upah pekerjaan kayu, pembesian, beton cor, beton B0 pengadaan atau sewa vibrator, upah untuk pekerjaan cor,dan pengadaan concrete pump.

Metode Half Slab untuk Plat Lantai

Pengerjaan plat lantai dengan metode half slab menggunakan beton pracetak dengan ketebalan tertentu. Metode ini tetap menggunakan wire mesh pada bagian atasnya untuk struktur plat lantai. Dengan penggunaan beton precast, maka keuntungan yang didapat salah satunya ialah waktu pengerjaan yang lebih cepat hingga bisa menghemat SDM dan energi yang dihabiskan.

Dari segi pembiayaan, metode half slab ini akan terurai menjadi beberapa elemen utama, yaitu biaya material, transportasi, penyimpanan material, upah pekerja, dan biaya kerusakan material (jika terjadi).
Sedangkan dari segi pelaksanaan kerjanya sendiri, metode half slab dengan wiremesh pada bagian atasnya akan terurai ke dalam beberapa poin kerja:

  1. Pekerjaan scaffolding yang dikerjakan di awal konstruksi plat lantai pada gedung perkantoran
  2. Pengerjaan precast yang butuh waktu tertentu untuk hasil beton terbaik dan berkualitas.
  3. Pekerjaan wiremesh dengan memasangnya pada bagian atas.
  4. Pengecoran beton yang dituangkan untuk membentuk plat lantai yang kuat
  5. Pembongkaran scaffolding setelah pengecoran selesai dan kering sempurna

Untuk hasil terbaik, waktu tunggu untuk pengecoran half slab adalah sama dengan pengecoran pada umumnya. Setelah scaffolding dilepas bisa segera diganti dengan reshoring yang terdiri dari satu tiang penyangga hingga memungkinkan pekerja tetap melakukan aktivitas di lantai dua tanpa menunggu beton mencapai mutu sempurna. Setelah 28 hari, reshoring baru bisa dilepas.

Untuk peralatan yang dibutuhkan tidak jauh berbeda dengan pembuatan plat lantai metode double wire mesh: support pipe, beton precast, wiremesh, beton cor, mesin vibrator, dan bekisting.

Setelah mengetahui kedua metode di atas, yakni double wire mesh dan juga half slab, dapat disimpukan bahwa pengerjaan plat lantai bisa dilakukan dengan beberapa pertimbangan. Untuk pengerjaan yang butuh waktu cepat, maka metode half slab bisa digunakan.

Meskipun dari sisi biaya, akan sedikit lebih besar dibanding dengan double wire mesh. Sedangkan dari sisi ketahanannya hampir sama, asalkan menggunakan beton berkualitas saat pengecoran dengan struktur terbaik untuk plat lantai tersebut.

Disini PT EMKA Architect Group sebagai perusahaan KONTRAKTOR Villa, KONTRAKTOR Resort, KONTRAKTOR Restoran, KONTRAKTOR Rumah Hunian, KONTRAKTOR Apartemen, KONTRAKTOR Hotel, KONTRAKTOR Perumahan, KONTRAKTOR Gedung Bertingkat di Jogja bisa membantu anda dalam membangun bisnis anda. Dengan pengalaman kami selama 20 tahun, PT. EMKA ARCHITECT GROUP sudah berhasil membangun Berbagai macam dan bentuk bangunan mulai dari pembangunan villa, resort, restoran, apartemen, rumah, perumahan, hotel dll diberbagai tempat di Jogja dan sekitarnya sehingga bisa menjadi partnership dalam Proyek Pembangunan anda. tidak hanya itu PT. EMKA Architect Group juga bisa membantu anda untuk perizinan pendirian Bangunan dan pengelolaan.

Info lebih lanjut langsung saja hub : +6281246662228 / +6281246662229
no whatsapp : +6281229944671
atau bisa langsung kunjungi kantor office kami di jl. Ki Mangunsarkoro no 40 B, Gunung Ketur, Pakualaman, Yogyakarta.