Perbedaan antara Semen dan Beton dalam Pekerjaan Konstruksi

kontraktor jogja

PT EMKA Architect Group merupakan perusahaan KONTRAKTOR DI JOGJA yang sudah berpengalaman selama lebih dari 20 tahun. KONTRAKTOR Villa, KONTRAKTOR Resort, KONTRAKTOR Restoran, KONTRAKTOR Rumah Hunian, KONTRAKTOR Apartemen, KONTRAKTOR Hotel, KONTRAKTOR Perumahan, KONTRAKTOR Gedung Bertingkat. Menjadi KONTRAKTOR Jogja yang berpengalaman lebih dari 20 tahun, menjadikan PT EMKA Architect Group bukan hanya sekedar melayani pembangunan villa, resort, restoran, apartemen, rumah, perumahan, hotel dll namun juga mengkonsep matang Bangunan yang anda impikan oleh tenaga professional kami serta menyuguhkan Pembangunan yang layak anda idamkan dan ramah lingkungan.

Semen dan beton berbeda, baik dari bahan bakunya maupun penggunaannya.
Semen merupakan istilah umum pekerjaan konstruksi bagi masyarakat, kontraktor bangunan atau bahkan pemilik rumah. Rumah-rumah kebanyakan disebut rumah semen, dinding beton ekspose disebut dinding semen sederhana, pembangungan area parkir rumah pun disebut pengecoran semen, dll. Faktanya, yang biasa disebut semen itu sebenernya adalah beton, yang dalam banyak aspek memiliki komponen dan sifat yang berbeda dengan semen.

Bahan utama semen adalah batu kapur, batu serpih, laterit dan pasir. Kita sering melihat semen yang dijual di pasar dalam bentuk bubuk dengan berat sekitar 40-50 kilogram, yang sebagian besar adalah semen untuk pekerjaan structural, mortir masonry, rendering, pengecoran dan pengedapan atau perapatan. Kita juga mungkin ada yang pernah melihat truk semen, yang terlihat seperti segitiga terbalik dengan silo tinggi untuk pembuatan beton di lokasi konstruksi, yang juga berisi bubuk semen untuk pekerjaan struktural.

Bubuk semen, baik semen abu-abu maupun semen putih, adalah bahan baku utama untuk campuran bahan lain dalam banyak pekerjaan. Kita mungkin pernah melihat seorang pekerja konstruksi menaburkan bubuk semen ke lantai atau dinding untuk polesan pada tahap akhir pembangunan rumah dengan menggunakan sekop logam atau mesin pemoles untuk menghaluskan dan membuat pola rendering terlihat. Bubuk semen yang dicampur dengan air disebut pasta semen. Pasta semen ini mampu menciptakan reaksi hidrasi dalam campuran mortir dan beton yang akan membantu menggabungkan semua agregat untuk menyatukan dan memperkuat beton saat dipasang. Selain itu, jika cocok, pasta semen ini juga dapat digunakan untuk pelumasan pada saat pengecoran beton.

Disini PT EMKA Architect Group sebagai perusahaan KONTRAKTOR Villa, KONTRAKTOR Resort, KONTRAKTOR Restoran, KONTRAKTOR Rumah Hunian, KONTRAKTOR Apartemen, KONTRAKTOR Hotel, KONTRAKTOR Perumahan, KONTRAKTOR Gedung Bertingkat di Jogja bisa membantu anda dalam membangun bisnis anda. Dengan pengalaman kami selama 20 tahun, PT. EMKA ARCHITECT GROUP sudah berhasil membangun Berbagai macam dan bentuk bangunan mulai dari pembangunan villa, resort, restoran, apartemen, rumah, perumahan, hotel dll diberbagai tempat di Jogja dan sekitarnya sehingga bisa menjadi partnership dalam Proyek Pembangunan anda. tidak hanya itu PT. EMKA Architect Group juga bisa membantu anda untuk perizinan pendirian Bangunan dan pengelolaan.

Info lebih lanjut langsung saja hub : +6281246662228 / +6281246662229
no whatsapp : +6281229944671
atau bisa langsung kunjungi kantor office kami di jl. Ki Mangunsarkoro no 40 B, Gunung Ketur, Pakualaman, Yogyakarta.