PENTINGNYA PENGAWASAN DALAM PEMBANGUNAN PROYEK

Pengawasan pembangunan merupakan suatu kewajiban untuk melihat dan mengendalikan pelaksanaan pekerjaan agar sesuai dengan desain dan gambar kerja secara keseluruhan.  Banyak masalah yang mungkin terjadi di lapangan saat pelaksanaan pembangunan.  Adanya pengawasan rutin, menyeluruh, dan rinci akan meminimalisir hasil pembangunan yang melenceng dari gambar kerja, keterlambatan waktu, buruknya kualitas bahan, dan masalah keselamatan pekerja.  Pengawasan yang baik akan membuat pembangunan berjalan lancar dan terkendali dengan hasil yang memuaskan.

Penyelenggara pekerjaan konstruksi wajib mewujudkan hasil pekerjaan konstruksi yang handal dan bermanfaat dengan memenuhi ketentuan tertib penyelenggaraan pekerjaan konstruksi, meliputi:

  1. Keteknikan, meliputi persyaratan, keselamatan umum, konstruksi bangunan, mutu hasil pekerjaan, mutu bahan dan komponen bangunan, mutu peralatan sesuai dengan standar atau norma yang berlaku.
  2. Keamanan, keselamatan, dan kesehatan tempat kerja konstruksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  3. Perlindungan sosial tenaga kerja dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  4. Tata lingkungan setempat dan pengelolaan lingkungan hidup sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  5. Manfaat untuk masyarakat sesuai dengan perencanaan kelayakan.

Tujuan Pengawasan

Tujuan pengawasan adalah untuk menjaga tercapainya tertib penyelenggaraan dan hasil pekerjaan konstruksi baik fisik maupun non fisik meliputi aspek perencanaan konstruksi, pengadaan, manajemen pelaksanaan dan pengendalian kontrak.

Pengawasan pembangunan akan memastikan bahwa proses perencanaan pekerjaan konstruksi sudah dilakukan secara taat, lengkap, dan benar sehingga menghasilkan produk pekerjaan konstruksi yang sesuai dengan gambar kerja, berkualitas, hemat, dan bermanfaat sesuai peruntukannya.

Permasalahan dan Kendala dalam Pembangunan

Hampir semua proyek mengalami permasalahan dalam proses pembangunannya baik secara teknis maupun non teknis. Biasanya masalah mulai muncul saat proses pembangunan dimulai.  Oleh karena itu, kontraktor dan arsitek harus mampu menganalisa dan menyelesaikan permasalahan yang mungkin terjadi.

  • Kondisi lapangan berbeda dengan perencanaan.
  • Keterlambatan pengadaan material dan alat proyek.
  • Kendaraan besar seperti truk bahan bangunan tidak boleh masuk kompleks pemukiman.
  • Operator concrete pump meminta pungutan liar di luar biaya sewa saat pengecoran pembangunan.
  • Kontraktor harus berkoordinasi dengan penyedia jasa dan bahan bangunan dengan membuat perjanjian tertulis dengan keseluruhan biaya yang rinci dan jelas.
  • Keluhan tetangga karena genteng pecah kejatuhan material, suara berisik mesin potong keramik di malam hari, sampah serta sisa puing, dan sebagainya. Hal ini bisa diantisipasi dengan berkomunikasi dan bersilaturahmi dengan tetangga sebelum proyek pembangunan dilaksanakan dengan tetap mengantongi surat ijin dari Ketua RT dan aparat setempat.

Perencanaan yang baik akan terlaksana dengan pengawasan yang rutin disertai kecekatan mengatasi problematika yang terjadi saat pelaksanaan pembangunan.  Persiapkan dan pikirkan dengan rinci cara mengantisipasi setiap permasalahan yang mungkin terjadi.

 

Informasi, pemesanan dan konsultasi, hubungi kami:

0274 – 543242

0274 – 589600

PT. EMKA ARCHITECT GROUP

Head Office: Jln. Ki Mangunsarko 40 B, Yogyakarta

Marketing Office: Jln. Suryopranoto No. 34, Gunung Kentur, Pakualaman, Yogyakarta

Marketing Office: Jln. Argolubang No. 21 Baciro, Yogyakarta

PROMO GRATIS :
Desain 3D, RAB, Gambar kerja…

1 Lantai 2.9 juta/meter
2 Lantai 3.3 juta/meter

BANGUN BERSAMA EMKA – PT. EMKA ARCHITECT GROUP

PENTINGNYA PENGAWASAN DALAM PEMBANGUNAN PROYEK